1. Senjata genggam
Senjata
genggam atau pistol merupakan senjata tambahan. Biasa digunakan untuk
pertempuran jarak dekat atau ketika senapan kehabisan amunisi.
Selain jago menembak dengan senapan laras panjang, personel Kopassus juga harus bisa menembak dengan pistol.
Berikut
beberapa pistol yang digunakan korps baret merah ini SIG-Sauer
P226/P228, Berreta 92SB/92F, FN high Power, H&K Mk23, M1911, Walther
PPK, Pindad P1/2, Glock 17, Glock 19, FN Five-Seven.
2. Senapan mesin
Soal akurasi, senapan ini memang tak
seakurat senapan serbu karena tugasnya memang memberondong musuh. Bukan
menembak satu demi satu.
| Add caption |
3. Smoke Warhead
Smoke Warhead adalah kepala roket dengan diameter 70 mm dan cocok dipasangkan dengan roket pasangan pesawat seperti Super Tucano. Alat ini akan memberikan informasi kepada pilot letak atau posisi jatuhnya roket dengan cara mengeluarkan asap selama 2 menit saat roket jatuh ketanah.
Jangan salah kualitas dari Smoke Warhead ini sudah di akui oleh dunia
seperti amerika serikat dan rusia, dua Negara penghasil senjata terbaik.
Alat ini merupakan asli buatan anak negeri yang di produksi oleh PT
Sari Bahari dari Ngalam, Malang, Jawa Timur. Dan rencananya alat akan di
ekspor ke chile sebanyak 260 unit.4. Pesawat CN 235-MPA

Tidak hanya Negara luar saja yang membeli tetapi TNI AL juga membeli 3 unit pesawat CN-235 MPA ini sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai tahun 2014. Sistem dalam pesawat ini menggunakan Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II, penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver, dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46
5. Fast Patrol Boat Alutsista ini di produksi oleh PT PAL dan telah menarik perhatian dari Negara tetangga yaitu timor leste. Kemudian pemerintah timor leste memutuskan untuk memesan dua kapal patroli cepat senilai USD 40 juta. Rencananya kapal ini akan di gunakan untuk melindungi wilayah teritorial Timor Leste.
Kecepatan maksimum dari kapal ini 30 knot dan memiliki dua
baling-baling, serta dilengkapi Radar NavNet yang mampu mengintegrasikan
data-data peralatan sistim navigasi dan komunikasi seperti echo
sounder, speed log dan GPS ke dalam peta elektronik dan sistem radar.
Kapal ini mampu bermanuver dengan lincah dan menahan gelombang yang
tinggi.6.Senapan Serbu SS2
Pindad telah memproduksi senapan serbu SS2 sejak 2006. Kesatuan yang pertama kali menggunakan senjata hasil pengembangan SS1 ini adalah Kopassus TNI AD.

Senapan ini, dirancang dengan tingkat kehandalan dan keakuratan tinggi. Bahkan mampu bersaing dengan senapan serbu tipe M16 buatan Amerika Serikat atau AK47 buatan Rusia. Dijual mulai harga Rp 8 juta per unit, SS2 dirancang dalam 4 varian, yakni: SS2-V1, SS2-V2, SS2-V4, SS2-V5.
7.Senapan Sniper

Pindad juga mampu memproduksi senapan untuk keperluan khusus seperti untuk pasukan penembak jitu atau sniper. Bahkan, senapan sniper tipe SPR-2, mampu menembak hingga jarak 2 KM. Senapan tipe ini, pernah muncul pada film Rambo. Selain SPR-2, pindad juga memproduksi senapan tipe SPR-1 dan SPR-2. Khusus senapan SPR-2 dan SPR-3, senjata ini telah digunakan oleh kesatuan elit TNI seperti Kopassus.
8.Senapan Anti Teror PM2
PM2 merupakan senapan anti teror yang mengadopsi atau menyerupai senjata H&K MP5 kaliber 9mm. Senapan ini, biasa digunakan oleh pasukan anti teror SWAT asal Amerika Serikat (AS) atau Densus Anti Teror 88 Kepolisian Indonesia dan Kopassus TNI AD.
Dengan konsep, hand machine gun, pindad telah memproduksi senjata yang mampu menembak hingga jarak 75 meter. Pindad memproduksi senapan anti teror ini, sebanyak 2 jenis, yakni: tipe PM2-V1 Dan PM2-V2.
![]() |
| Sub Machine Gun SMG Pindad |
9.Senapan Mesin
Pindad
terbukti menghasilkan berbagai tipe senjata. salah satunya, senapan
mesin. Setidaknya Pindad telah memproduksi 3 tipe senapan mesin yakni
SM2-V1. Senapan ini, mampu menembak hingga jarak 1,5 km. Kemudian ada
SM-3 yang mampu menembak hingga jarak 1 km atau SM2-V2 yang mampu
menembak hingga jarak 1,5 km.10.Meriam
Pindad juga mampu memproduksi senjata kelas berat. Seperti Meriam tipe ME-105 mm Howitzer. Meriam ini mampu menembakkan amunisi hingga jarak 10,5 km. Selain senjata berat sekelas Howitzer, Pindad telah memproduksi 3 senjata penembak mortir keperluan operasi khusus. Seperti Mo-1 60 mm Commando, Mo-2 60mm LR dan Mo-3 81mm SB.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar